Pages

Minggu, 14 April 2013

SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS


        Pada posting sebelumnya telah dijelaskan tentang Sistem Informasi, pada postingan kali ini membahas tentang Sistem Informasi dalam bisnis. Silahkan membaca..


  1. Yang harus diketahui oleh profesional bisnis tentang Sistem Informasi
    • Konsep Dasar : Latar belakang yang kokoh, teknik, serta konsep manajerial bisnis.
    • Teknologi Informasi : Hardware, software, jaringan, manajemen data, dan dasar teknologi internet.
    • Aplikasi Bisnis : Sebagian besar penggunaan Sistem Informasi dalam organisasi
    • Proses Pengembangan : Bagaimana merencanakan, mengembangkan, dan menerapkan Sistem Informasi untuk menemukan kesempatan bisnis.
    • Tantangan Manajemen : Tantangan keefektifan dan etika dalam mengatur Teknologi Informasi.
Jika digambarkan maka akan seperti diagram di bawah ini
  1. E-Bisnis
    • Kegunaan teknologi internet
      • Untuk memberdayakan proses bisnis.
      • Jual-beli secara elektronik
      • Kolaborasi perusahaan
    • Pertukaran nilai secara online.
Kegunaan dari E-Bisnis antara lain adalah:
    • Menggerakan proses bisnis internal.
    • Sistem kolaborasi perusahaan : mendukung komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi diantara tim-tim dan workgroups, contoh : virtual team.
    • Jual beli secara elektronik : jual, beli, pemasaran, dan pelayanan produk dan jasa melalui jaringan komputer.

  1. Sistem Pendukung Operasi
           Sistem pendukung operasi adalah sistem yang meng-efisienkan proses transaksi bisnis, mendukung proses industri, mendukung komunikasi dan kolaborasi, serta mengupdate database suatu perusahaan.
            Jenis-jenis sistem pendukung operasi antara lain adalah:
    1. Sistem Proses Transaksi
      • Merekam dan memproses data dari transaksi bisnis. Contoh : pemrosesan penjualan, sistem inventori, dan sistem akunting.
    2. Sistem Pengontrol Proses
      • Mengawasi dan mengontrol proses secara fisik. Contoh : dalam kilang minyak digunakan sebuah sensor untuk mengawasi proses kimia yang tejadi.
    3. Sistem Kolaborasi Perusahaan
      • Meningkatkan komunikasi antar tim dan workgroup. Contoh : Email dan videoconferrencing.

  1.  Ada dua cara untuk memproses transaksi, yaitu:
    1.  Pemrosesan Bertumpuk
      • Mengakumulasi transaksi-transaksi dalam sauatu kurun waktu dan memeriksanya secara berkala. Contoh : Sebuah bank memeriksa cek yang diterima dalam satu tumpuk pada satu malam.
    2. Pemrosesan Secara Online
      • Memroses transaksi-transaksi secara langsung. Contoh : Suatu bank memproses penarikan di ATM secara langsung. 
       

        Pada posting sebelumnya telah dijelaskan tentang Sistem Informasi, pada postingan kali ini membahas tentang Sistem Informasi dalam bisnis. Silahkan membaca..



  1. Yang harus diketahui oleh profesional bisnis tentang Sistem Informasi
    • Konsep Dasar : Latar belakang yang kokoh, teknik, serta konsep manajerial bisnis.
    • Teknologi Informasi : Hardware, software, jaringan, manajemen data, dan dasar teknologi internet.
    • Aplikasi Bisnis : Sebagian besar penggunaan Sistem Informasi dalam organisasi
    • Proses Pengembangan : Bagaimana merencanakan, mengembangkan, dan menerapkan Sistem Informasi untuk menemukan kesempatan bisnis.
    • Tantangan Manajemen : Tantangan keefektifan dan etika dalam mengatur Teknologi Informasi.
Jika digambarkan maka akan seperti diagram di bawah ini
  1. E-Bisnis
    • Kegunaan teknologi internet
      • Untuk memberdayakan proses bisnis.
      • Jual-beli secara elektronik
      • Kolaborasi perusahaan
    • Pertukaran nilai secara online.
Kegunaan dari E-Bisnis antara lain adalah:
    • Menggerakan proses bisnis internal.
    • Sistem kolaborasi perusahaan : mendukung komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi diantara tim-tim dan workgroups, contoh : virtual team.
    • Jual beli secara elektronik : jual, beli, pemasaran, dan pelayanan produk dan jasa melalui jaringan komputer.

  1. Sistem Pendukung Operasi
           Sistem pendukung operasi adalah sistem yang meng-efisienkan proses transaksi bisnis, mendukung proses industri, mendukung komunikasi dan kolaborasi, serta mengupdate database suatu perusahaan.
            Jenis-jenis sistem pendukung operasi antara lain adalah:
    1. Sistem Proses Transaksi
      • Merekam dan memproses data dari transaksi bisnis. Contoh : pemrosesan penjualan, sistem inventori, dan sistem akunting.
    2. Sistem Pengontrol Proses
      • Mengawasi dan mengontrol proses secara fisik. Contoh : dalam kilang minyak digunakan sebuah sensor untuk mengawasi proses kimia yang tejadi.
    3. Sistem Kolaborasi Perusahaan
      • Meningkatkan komunikasi antar tim dan workgroup. Contoh : Email dan videoconferrencing.

4.      Ada dua cara untuk memproses transaksi, yaitu:
    1.  Pemrosesan Bertumpuk
      • Mengakumulasi transaksi-transaksi dalam sauatu kurun waktu dan memeriksanya secara berkala. Contoh : Sebuah bank memeriksa cek yang diterima dalam satu tumpuk pada satu malam.
    2. Pemrosesan Secara Online
      • Memroses transaksi-transaksi secara langsung. Contoh : Suatu bank memproses penarikan di ATM secara langsung. 

5           5.    Sistem Pendukung Manajemen
            Melayani informasi dan mendukung pembuatan keputusan yang efektif oleh manajer.
            Adapun macam-macam dari Sistem pendukung Manajemen adalah
·         Sistem Informasi Manajemen
Melayani laporan dan menampilkannya pada manajer. Contoh : Laporan analisis penjualan harian.
·         Sistem Pendukung Keputusan
Melayani dukungan interaktif sementara untuk pengambilan keputusan. Contoh : Analisis untuk memastikan dimana harus menggunakan uang untuk beriklan.
·         Sistem Informasi Eksekutif
Menyajikan informasi kritis untuk eksekutif dan manajer. Contoh : Akses mudah untuk kegiatan kompetitor.

6             6.    Klasifikasi Sistem Informasi Menurut Jangkauannya
·         Sistem Bisnis Fungsional
Fokus pada operasi dan aplikasi manajerial dari fungsi dasar bisnis. Contoh : Pendukung akunting, finansial, dan pemasaran.
·         Sistem Informasi Strategi
Membantu mendapatkan strategi yang menguntungkan kepada para pelanggan. Contoh : Pelacakan pengiriman barang, sistem web jual beli online.
·         Sistem Informasi Fungsional Menyilang
Sistem yang mengkombinasikan beberapa sistem informasi dan menyediakan dukungan bagi banyak fungsi.
7             7.    Representasi Fungsi Sistem Informasi

·         Sebagian besar wilayah fungsi bagi bisnis
·         Kontributor penting dalam keefisienan operasional, produktifitas pegawai, semangat, pelayanan pelanggan, dan kepuasan.
·         Sebagian besar sumber informasi dan dukungan untuk pengambilan keputusan yang efektif.
·         Komposisi vital dalam pengembangan produk dan layanan yang kompetitif di pasar global.
·         Kesempatan karir yang dinamis dan menantang.
·         Komponen kunci untuk jaringan bisnis masa kini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar